Information Technologies Cimahi Glossary    Contact Us
Search  
   
Browse by Category
Information Technologies Cimahi .: Program Aplikasi Open Source .: Membangun atau Membuat Website dengan Content Manajement System (CMS)

Membangun atau Membuat Website dengan Content Manajement System (CMS)

Seiring dengan kemajuan teknologi yang kita rasakan akhir-akhir ini, terutama di bidang pengembangan. website, menyebabkan proses pembuatan sebuah website yang baik bukanlah suatu pekerjaan yang sulit lagi seperti yang dibayangkan oleh banyak orang sebelumnya. Di mana-mana dapat kita lihat berbagai website bermunculan dengan bermacam corak dan ragamnya. Mulai dari sebuah website yang sangat sederhana dengan hanya mengandalkan beberapa halaman statis HTML, sampai kepada sebuah website dinamis yang menggunakan teknik pengembangan website yang mutakhir. Tak dapat dipungkiri memang, semuanya ini merupakan hasil dari revolusi informasi dunia internet yang sangat cepat. Sedemikian cepatnya mengakibatkan tidak semua orang dapat mengikuti perkembangan yang terjadi dengan baik. Pertanyaan yang muncul sekarang adalah adakah sebuah sistem yang dapat mengakomodasi perkembangan informasi yang sangat cepat ini dan yang dapat memberikan keuntungan kepada pihak yang menggunakannya? Jawabannya tentu saja ada, yaitu dengan menerapkan Content Management System (CMS).

Content Management System atau lebih populer dengan singkatan CMS, pertama kali muncul sebagai jawaban atau solusi dari kebutuhan manusia akan penyediaan informasi yang sangat cepat. Masih segar dalam ingatan kita, betapa sederhananya sebuah website di era tahun 90-an. Dengan hanya mengandalkan bahasa pemograman HTML dan beberapa gambar serta informasi yang statis, sebuah perusahaan berusaha sebaik mungkin menampilkan informasi secukupnya kepada para pengunjung. Setiap kali ada perubahan informasi dalam perusahaan, pihak manajeman mau tak mau haruslah berhubungan terlebih dahulu dengan pihak Humas sebelum akhirnya semua bahan diserahkan kepada pihak webmaster. Pihak inilah yang nantinya akan mengadakan perubahan terhadap isi website. Dapat  dibayangkan bila hal yang sama terjadi terus-menerus, berulang kali dan dalam kuantitas yang besar, seberapa banyak waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk memproses semuanya. Selain tidak efisien, biaya operasional yang harus dikeluarkan juga sangatlah besar. Tentu saja situasi seperti ini tidak diinginkan oleh setiap orang. Dapat dikatakan sebuah metode atau sistem yang dapat meningkatkan tingkat produktivitas dan efisiensi dalam pengembangan website sangatlah dibutuhkan. Dan salah satu solusi yang tepat untuk ini adalah dengan menerapkan Content Mangement System atau CMS. Membuat website, tentunya sangat manarik dan menantang bagi kita. Karena membuat sebuah website memerlukan pandangan yang luas dan pemikiran yang tajam agar menghasilkan mahakarya yang memuaskan. Banyak tool-tool yang memudahkan kita membangun sebuah website. Yang cukup populer sekarang adalah dengan CMS (content management system), misalnya Wordpress, Joomla, Mambo, Phpnuke dan sebagainya.

Saat ini terdapat dua jenis CMS di pasaran, CMS Komersial dan CMS Open Source.

1. CMS Komersial.

Dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan software yang menjalankan usahanya dengan motif mencari keuntungan. CMS jenis ini memiliki dan menyediakan hampir semua feature yang diharapkan dari sebuah CMS dan tentu saja tidak tersedia secara gratis. Setiap pengguna yang ingin memanfaatkan CMS komersial untuk mengelola website-nya haruslah membeli lisensi dari perusahaan pembuatnya. Lisensi yang tersedia sangat bervariasi, mulai dari lisensi yang berdasarkan kepada jumlah pengguna sampai kepada lisensi yang sifatnya multiserver dan dari yang berharga ratusan dollar AS sampai kepada jutaan dollar AS. Semua dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan implementasi yang diharapkan oleh pengguna. Sebagai layanan purna jual, biasanya penyedia CMS akan memberikan pelatihan dan dukungan teknis berkelanjutan kepada para penggunanya. Tidak hanya itu, versi terbaru dari produk yang dipakai juga dapat diperoleh dengan leluasa, dengan cara mengunjungi area anggota dari website penyedia CMS yang dimaksud.

2. CMS Open Source.

Dibuat dan dikembangkan oleh sekelompok orang atau perusahaan yang intinya memberikan sebuah alternatif murah dan terjangkau kepada para pengguna. Tersedia secara gratis dan dapat dipergunakan sesuai dengan kebutuhan tanpa ada batasan. CMS jenis ini juga memberikan akses kepada penggunanya akan kode-kode pemograman, sehingga memudahkan pengguna untuk memodifikasi CMS dimasa-masa yang akan datang. Secara tidak langsung para pengguna bahu-membahu dalam hal melacak dan memperbaiki bugs yang ada, menambah dan meningkatkan fungsi dan kemampuan CMS dan memberikan dukungan teknis dan non-teknis kepada yang membutuhkan. Sehingga prinsip dari komunitas, oleh komunitas dan untuk komunitas tidaklah terlalu berlebihan untuk menggambarkan situasi pengembangan CMS Open Source ini. Walaupun gratis, bukan berarti CMS Open Source tidak memerlukan lisensi dalam pemakaiannya. Bedanya, lisensi di sini berbentuk sebuah pernyataan yang biasanya menerangkan bahwasanya software CMS tersebut dapat dimodifikasi dan dikembangkan lebih lanjut dengan syarat semua kredit dihormati dan kode tetap terbuka untuk umum. Lalu, apakah seseorang bisa memanfaatkan teknologi ini untuk keperluan komersial? Tentu saja bisa. Asalkan tidak mengenakan biaya atas CMS yang dipakai kepada klien, tapi lebih kepada biaya pembuatan dan perawatan website. Saat ini sudah banyak pihak yang beralih ke CMS Open Source, setelah mengingat dan menimbang kemampuan yang ditawarkan CMS Open Source tidak berbeda jauh dengan CMS komersial dan biaya yang terjangkau.

Membuat website, tentunya sangat manarik dan menantang bagi kita. Karena membuat sebuah website memerlukan pandangan yang luas dan pemikiran yang tajam agar menghasilkan mahakarya yang memuaskan. Banyak tool-tool yang memudahkan kita membangun sebuah website. Yang cukup populer sekarang adalah dengan CMS (content management system), misalnya Wordpress, Joomla, Mambo, Phpnuke, Drupal dan sebagainya.

Dalam membuat sebuah website ada beberapa hal yang perlu Anda persiapkan sebelum Anda memulainya. Pertama Anda bisa mengajukan sebuah pertanyaan kepada diri Anda sendiri yaitu “Apa tujuan Saya membuat website?” dengan menjawab pertanyaan tersebut dapat mengarahkan pikiran Anda untuk menentukan dan menjawab pertanyaan selanjutnya yaitu, “Website seperti apa yang akan saya buat untuk mencapai tujuan tersebut dan bagaimana cara membuat websitenya.”

Mengapa dimulai dengan mengajukan pertanyaan tersebut? Karena diharapkan nantinya website yang kita buat sesuai dengan yang kita inginkan dan bisa membawa kita mencapai tujuan yang kita inginkan dalam membuat website. Jangan sampai website sudah selesai Anda buat tetapi website yang Anda buat tidak sesuai dan tidak bisa menjadi media atau sarana untuk mencapai tujuan Anda.

Perlu Anda ketahui, jenis website itu bermacam-macam, ada yang hanya satu halaman sederhana saja seperti website ini, ada yang memuat beberapa halaman seperti website perusahaan, ada yang menggunakan sistem blog dan sering disebut juga blog atau weblog (website blog), ada yang menggunakan sistem CMS (Content Management System) seperti joomla, ada yang berupa forum diskusi, ada yang berupa website iklan baris, ada yang berupa website toko online dan ada yang lebih kompleks lagi seperti website komunitas friendster.

Anda perlu memulainya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sebelum Anda membuat website. Sehingga nanti Anda bisa memutuskan website seperti apa yang paling cocok dan sesuai untuk mencapai tujuan Anda. Karena masing-masing jenis website yang saya sampaikan diatas memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Contoh bila Anda ingin menjual berbagai macam produk, Anda membuat website toko online; bila Anda ingin menjual satu jenis produk saja bisa dengan satu halaman sederhana saja atau lengkap dengan menggunakan sistem pemesanannya; bila Anda ingin membuat website portal Anda bisa menggunakan Joomla; bila Anda ingin membangun branding dan mempublikasikan artikel bisa menggunakan blog; dan lain-lainnya.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi Anda.


How helpful was this article to you?

Related Articles

article Membuat Aplikasi Expert System atau lebih dikenal dengan Sistem Pakar
Pernah mendengar istilah sistem pakar (expert...

(No rating)  5-26-2009    Views: 2159   
article Download Content Management System (CMS) Gratis
Content Management System (CMS) adalah...

(No rating)  3-30-2009    Views: 1715   
article Melihat Informasi Komputer atau Hardware dengan membuat Program sendiri
Saat ini tentunya kita ingin tahu Informasi...

  6-26-2009    Views: 1403   

User Comments

Add Comment
No comments have been posted.



Status YM
Copyright 2009 cimahi-one.com